Sesosok Mayat Ditemukan di Kawasan Marina, Diduga PNS Semarang yang Hilang, Ini Barang Buktinya

M Wali
.
Jum'at, 09 September 2022 | 13:20 WIB
Lokasi penemuan mayat hangus diduga PNS Semarang yang hilang. Sumber: Detik/iNewsTemanggung.id

SEMARANG, iNewsTemanggung.id - Telah ditemukan mayat di kawasan Marina Kota Semarang yang diduga anggota Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sempat hilang setelah dijadikan saksi kasus korupsi.

Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi ditemukan mayat dan motor hangus di Semarang. Barang bukti itu juga yang mengarah pada dugaan identitas mayat adalah PNS Bapenda Kota Semarang yang hilang, Paulus Iwan Boedi Prasetyo (51).

Di lokasi, polisi memperlihatkan barang bukti yang diamankan. Antara lain ada pelat nomor kendaraan H 9799 RA, kemudian name tag yang hurufnya terpotong "..wan Budi P.. ", ikat pinggang dan juga pisau.

Pantauan iNewsTemanggung, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, mengatakan pelat motor tersebut identik dengan yang dibawa Iwan saat hilang tanggal 24 Agustus 2022 lalu.

"Pelat nomor merah H 9799 RA identitk dengan laporan kehilangan. Jadi korban meninggalkan rumah dengan mengendarai kendaraan roda dua, platnya ini kemudian yang identik lain adalah papan nama 'wan Budi P' dan kemungkinan ini huruf I. Ini terbakar total. Ini ikat pinggang, kepala ikat pinggang, terus ada pisau juga," jelasnya.

Meski barang bukti sudah mengarah kepada identitas Iwan, namun kepolisian akan tetap melakukan tes DNA untuk memastikan apakah mayat tersebut benar Iwan.

"Untuk memastikan, Masih kita lakukan tes DNA," tutur Irwan.
Sementara itu anjing pelacak juga diterjunkan di lokasi untuk mencari bagian tubuh mayat yang hilang. Karena saat ditemukan bagian kepala, kaki kanan, dan dua tangan mulai pergelangan tidak ada.

"Apakah memang hilang kemungkinan dibawa binatang liar di sekitar sini ya itu mungkin bisa, oleh karena itu setelah ini akan melakukan pencarian dibantu anjing pelacak dari Polrestabes," jelasnya.

Saat ini kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait temuan mayat tersebut karena ada dugaan korban tewas akibat pembunuhan.

Editor : M Wali
Bagikan Artikel Ini