Sambut Hari Batik, Pembatik Temanggung Sharing Pengalaman Ide Kreatif Membatik

Dwi Kurniawan
.
Jum'at, 30 September 2022 | 12:29 WIB
Pegiat Batik Temanggung gelar sarasehan saling sharing pengalaman membatik. Foto: Dwi Kurniawan/iNewsTemanggung.id

TEMANGGUNG, iNewsTemanggung.id - Dalam rangka menyambut Hari Batik Nasional, para Pembatik Temanggung menggelar Sarasehan Batik pada Jum'at (30/09/22) di Papringan Kelingan.

Acara ini diinisiasi Omah Batik Temanggung dengan mengusung tema 'Peran Batik dalam Issue Global Sustainable Fashion'.

Pembicara dalam sarasehan batik tersebut diantaranya, Owner Batik Kelingan Sri Wahyuni, Owner UMK Shibiru Fatah Syaifur Rochman, Akademisi dan Pelaku Batik Warna Alam yaitu Reni Octaviani, dan Kadinbudpar Temanggung yakni Sattiyono Atmaji.

Owner batik kelingan, Sri Wahyuni, dalam kesempatan ini menjelaskan tentang perjalanannya dalam mengembangkan batik kelinga dengan basik pribadinya seorang pencanting. 

"Dalam membangun usaha batik ini tidak bisa dilakukan hanya sendiri, akan tetapi bekerjasama dalam pewarnaan maupun pemasaran," ungkapnya. 

Sementara itu, Owner UMK Shibiru, Fatah, menjelaskan tentang bagaimana proses pembuatan bahan baku batik warna alam.

"Untuk batik, dari pihak kami memang fokus kami bukanlah pada proses membatik melainkan dalam menyediakan pewarna alami. Namun, karena banyak customer kami yang pembatik, sedikit banyak jadi tahu tentang proses membatik. Jadi kami membuka peluang bagi siapapun yang ingin bekerjasama", kata Fatah.

Akademisi sekaligus pelaku batik warna alam, Reni pun menceritakan tentang keseharian berbatik masyarakat umum.

"Kalau kita biasanya memakai batik, ya sudah hanya memakai saja. Tetapi kalau saya di perkuliahan  diajak menelisik makna atau filosofi dalam batik tersebut. paparnya. 

"Kalau misalnya di temanggung mungkin bisa diangkat bukan hanya tembakaunya saja tetapi juga prosesnya ataupun pengerajinnya," ungkap Reni.

Kepala dinas budaya dan pariwisata (kadinbudpar) temanggung, Sattiyono Atmaji, mengapresiasi adanya kegiatan ini karena dapat memberdayakan ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya. Beliau juga mendorong para pelaku ekonomi kreatif dalam bidang batik untuk terus berinovsi dalam membranding batik temanggung. Kita harus bangga dengan batik Temanggung.

"Semoga batik tmg lebih jaya dan dicintai seluruh kalangan bukan hanya masyarakat temanggung saja," pungkasnya.

Editor : M Wali
Bagikan Artikel Ini