Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Telkom dan BMM Ajak Petani Lokal Kelola Sampah Lewat Budidaya Maggot
Advertisement . Scroll to see content

Kuda Lumping Temanggung: Dari Tradisi Lokal Menjadi Warisan Budaya Nasional

Senin, 23 Desember 2024 | 13:56 WIB
  • author M Wali
Kuda Lumping Temanggung: Dari Tradisi Lokal Menjadi Warisan Budaya Nasional
Kuda Lumping Temanggung menjadi warisan budaya yang diakui nasional. Foto: Ist/iNewsTemanggung.id

TEMANGGUNG, iNewsTemanggung.id - Temanggung, sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, dikenal sebagai pusat kesenian tradisional, khususnya kuda lumping atau tari jaran kepang.

Kesenian ini telah menjadi bagian integral dari budaya masyarakat Temanggung dan mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai warisan budaya tak benda.

Kuda lumping, yang juga dikenal dengan nama tari jaran kepang, adalah pertunjukan seni tradisional yang melibatkan penari menari dengan menggunakan kuda buatan dari anyaman bambu atau kayu.

Pertunjukan ini biasanya diiringi musik gamelan dan sering kali melibatkan elemen spiritual, di mana penari dapat memasuki keadaan trance. Kesenian ini memiliki akar sejarah yang dalam dan telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Temanggung.

Pada tahun 2019, Kemendikbud menetapkan tari jaran kepang sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.Penetapan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap nilai sejarah, budaya, dan sosial yang terkandung dalam kesenian tersebut.Dengan pengakuan ini, diharapkan tari jaran kepang dapat terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Editor: Redaksi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut