Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Telkom dan BMM Ajak Petani Lokal Kelola Sampah Lewat Budidaya Maggot
Advertisement . Scroll to see content

Kuda Lumping Temanggung: Dari Tradisi Lokal Menjadi Warisan Budaya Nasional

Senin, 23 Desember 2024 | 13:56 WIB
  • author M Wali
Kuda Lumping Temanggung: Dari Tradisi Lokal Menjadi Warisan Budaya Nasional
Kuda Lumping Temanggung menjadi warisan budaya yang diakui nasional. Foto: Ist/iNewsTemanggung.id

Peran Masyarakat Temanggung dalam Pelestarian Kesenian

Masyarakat Temanggung memiliki peran penting dalam pelestarian tari jaran kepang. Diperkirakan, terdapat lebih dari 700 sanggar seni yang tersebar di Temanggung, meskipun yang terdata hanya sekitar 350. Komunitas-komunitas ini secara aktif melatih generasi muda dan mengadakan pertunjukan untuk menjaga kelangsungan kesenian ini. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan penari, tetapi juga musisi, pembuat properti, dan masyarakat umum yang mendukung.

Kuda Lumping sebagai Daya Tarik Wisata

Selain sebagai warisan budaya, tari jaran kepang juga menjadi daya tarik wisata di Temanggung. Pertunjukan ini sering diselenggarakan dalam berbagai acara, seperti festival budaya, perayaan hari besar, dan acara adat lainnya. Wisatawan yang berkunjung ke Temanggung dapat menikmati keunikan dan keindahan pertunjukan ini, sekaligus merasakan atmosfer budaya yang kental

Dengan pengakuan dari Kemendikbud dan peran aktif masyarakat dalam pelestariannya, tari jaran kepang di Temanggung terus berkembang dan menjadi simbol kebanggaan lokal. Kesenian ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pendidikan dan pelestarian budaya bagi generasi mendatang

Editor: Redaksi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut