Videonya Viral Minum Alkohol, Sekdes Banyuasin Membantah Hanya Minum Air Putih

redaksi
.
Rabu, 07 September 2022 | 16:29 WIB
Ilustrasi minum minuman beralkohol. Gambar: Ist/iNewsTemanggung.id

PURWOREJO, iNewsTemanggung.id  - Video Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga minum-minuman keras pada sebuah kafe beredar di media sosial.

Sekdes Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, itu saat dikonfirmasi membantah.

Menurutnya, apa yang ia minum hanya air putih dari dalam botol. Sekdes Banyuasin Kembaran, Andikasari mengaku dalam video berdurasi 20 detik dan 17 detik tersebut ia hanya meminum air putih yang kebetulan botolnya terlihat seperti minuman keras.

"Saya tidak minum alkohol atau mabuk, saya hanya minum air putih yang ada di botol tersebut," kata Andikasari, kepada awak media, pada Senin (5/9/2022).

Andika mengatakan, kejadian tersebut sebenarnya sudah lama terjadi. Namun, belakangan diketahui videonya beredar kembali dan ramai diperbincangkan.

Ia mengatakan, permasalahan tersebut sebenarnya sudah terselesaikan di desanya.

"Kejadiannya sudah lama dan sudah selesai di desa. Per tanggal 1 Agustus saya sudah memberikan klarifikasi," kata dia.

Ia juga sudah meminta maaf terkait hal tersebut kepada kepala desa, perangkat desa dan tokoh masyarakat lainnya.

Dirinya juga membantah adanya pemberitaan yang menyebut Camat Loano meminta dia untuk mengkondisikan media.

"Saya tidak pernah disuruh Pak Camat untuk mengkondisikan ke media dan sampai sekarang tidak ada buktinya kalau saya mengatakan hal tersebut (disuruh camat)," kata dia.

Hingga pada akhirnya buntut pemberitaan tersebut, Camat Loano Andang Nugerahantara melaporkan Andikasari ke Polsek Loano pada Sabtu (3/9/2022) malam atas beredarnya pemberitaan dengan narasi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Camat Loano, Andang Nugerahantara membantah telah mengkondisikan media seperti yang diberitakan.

Oleh sebab itu, dia langsung melapor ke kepolisian setempat untuk menjaga agar tidak ada kegaduhan di masyarakat.

"Terkait kalimat yang menyebut nama jabatan Camat, itu merupakan hal yang tidak benar," kata Andang.

Andang menambahkan, video maupun pemberitaan yang mencatut nama jabatan camat saat ini sudah beredar di beberapa WA grup maupun medsos lainnya.

Oleh karenanya pemerintah Kecamatan Loano sedang mengupayakan mediasi kepada Sekdes, BPD dan tokoh Desa setempat dan memberikan pembinaan.

"Dalam waktu dekat kami akan menghadirkan kepala desa, Ketua BPD, dan perwakilan dari warga terkait tindak lanjut pembinaan dan mediasi agar masalah ini cepat selesai," kata dia.

Kapolsek Loano, AKP Sarpan, membenarkan adanya laporan atau pengaduan yang dilakukan oleh Camat Loano terhadap Sekdes Banyuasin Kembaran, Andikasari.

"Setelah saya amati kafe tersebut tidak ada di wilayah Loano, kemungkinan di luar kota," kata dia.

Editor : M Wali
Bagikan Artikel Ini